God’s smile :)

God smiles to me and you ☺
Thur, 25.08.2011

Yak, nda terasa dah almost a year not updating this blog…
Sedikit klise bila karena alasan sibuk namun begitulah adanya. FYI, baru 2 bulan juga menjadi “pengacara” alias pengangguran banyak acara =P (mungkin ada juga yang beranggapan klo 2 bulan tuh lama banget yaa, haha..)

Anyway, kok tiba-tiba jadi pingin nulis. Apa setelah membaca dan lagi penuh dengan inspirasi, jadi semangat deh 😉

Okay, let’s start one by one from what I’ve got this morning. Anyone knows CPG (Christian Pocket Guide)? Salah satu aplikasi BlackBerry yang memudahkan untuk membaca renungan harian dimanapun tempatnya (*jadi merasa sedikit promosi). Judul renungan yang kubaca pagi ini terlihat biasa saja: Tuhan Tersenyum Ketika Kita Menggunakan Kemampuan Kita. Namun setelah membaca isinya, barulah aku sedikit tersentak dan tersentuh (cieee bahasanya, hihii..) Lanjut ke serius mode: ON lagi >> Disana tertulis demikian: “Anda mungkin merasa bahwa Tuhan hanya senang ketika Anda melakukan kegiatan-kegiatan “rohani” seperti membaca Alkitab, datang ke gereja, berdoa, atau bersaksi tentang iman Anda. Dan Anda mungkin berpikir bahwa Tuhan tidak peduli tentang bagian-bagian lain dari kehidupan Anda. Sebenarnya, Tuhan menikmati dan mengawasi setiap detail dari kehidupan Anda, apakah Anda bekerja, bermain, beristirahat atau makan. Dia tidak melewatkan satu langkahpun yang Anda buat. In Bible telss us, “The Lord directs the steps of the godly. He delights in every detail of their lives.” (Psalm 37:23, NLT ver.) Nah dari renungan ini aku belajar dan ingin membagikan pada kalian bahwa apapun yang kita lakukan (termasuk yang kelihatannya sepele dan tidak berharga di mata orang lain mungkin), jika kita melakukannya dengan hati yang selalu penuh dengan syukur Tuhan akan menghargai itu.

Sebelumnya aku bekerja di sebuah accounting firm yang masuk kategori Big Four di Tax divisionnya. Aku kembali bertekad dan memiliki impian untuk dapat membangun karier sebagai seorang konsultan pajak. Membantu banyak orang yang mungkin belum terlalu familiar maupun paham benar dengan peraturan perpajakan yang sering berubah-ubah. Selain itu, terlihat keren dan profesional juga kan di mata orang-orang *cool B-) haha* Memang, satu risiko pekerjaan ini yang harus siap ditempuh adalah work pressure dengan deadline amat sangat memungkinkan untuk pulang lembur hingga larut malam apalagi di masa hi-season. Thanks God teman-teman dan manajer yang ada cukup suportif dan mengutamakan teamwork dalam bekerja sehingga akhirnya akupu nbisa melewati itu semua dan mulai enjoy dengan pekerjaan.

Sayang sekali akhirnya impian itu akan pupus untuk sementara. Karena sering pulang agak malam tadi, pihak keluarga terlebih papa melontarkan komplain yang khawatir klo anak gadisnya pulang malam-malam, hehe..Akupun berusaha memberikan penjelasan dan sedikit cuek dengan hal tersebut (maklum orang phlegmatis ^_^V) Namun, lama-kelamaan hal tersebut semakin intens mengingat kondisi papa yang juga nge-drop lagi akhir-akhir ini ☹ (Memang papa pernah ada keluhan sakit lambung yang ternyata ditemukan harus operasi batu empedu. Tapi setelah operasi sudah sempat membaik dan lebih sehat) Setelah bergumul dan berdiskusi dengan my sis akhirnya dengan agak berat hati aku mengambil keputusan untuk resign. My sis sempat bilang klo pekerjaan bisa dicari lagi, tapi waktu kebersamaan dengan keluarga tidak (istilahe mumpung orangnya masih ada gitu).

Setelah tidak bekerja, sempat ada perasaan down juga klo bertemu teman dan ditanya ngapain aja sekarang, karena kegiatanku sekarang lebih banyak membantu di rumah. Melalui renungan ini aku seakan diingatkan oleh Tuhan klo melakukan sesuatu itu harus dengan hati yang happy meskipun sekarang kegiatanku mungkin hanya sekedar belanja, mengantar papa check-up atau menemani keluarga makan. Prioritasku sekarang adalah menjadi anak yang berbakti pada orang tua selagi masih ada kesempatan untuk itu. Selain itu, sekarang aku juga bisa meluangkan waktu bersama sahabat dang orang-orang terdekat yang mungkin itu tidak akan aku dapatkan ketika bekerja. Klo mungkin ternyata impian menjadi profesional tidak kesampaian, aku akan membuat “new dream” di kemudian hari. Tetap semangat menjalani kehidupan yang ada. Do my best and God will do the rest. Thanks for reading. God bless u and have a great day.. =D

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s