Story from my Jogja trip 2015

Bingung mau kemana menghabiskan liburan akhir tahun?! Menurut Trinity si Naked Traveler, Bali dan Jogja adalah destinasi utama bagi wisatawan yang ingin berlibur di dalam negri. So, kali ini saya ingin berbagi sedikit cerita dari short trip ke Jogja tempo hari 😀

Ada beberapa alternatif yang bisa diambil untuk menempuh perjalanan ke Jogja mulai dari pesawat yang ga butuh waktu lama, bisa juga via darat selama kurang lebih 8 (delapan) jam maupun naik kereta api. Puji Tuhan, perjalanan berjalan lancar nyaris tanpa macet dan sampailah di Jogja sekitar pukul 6 pagi.

First stop: Candi Prambanan (Candi Rara Jonggrang), karena pintu gerbang baru dibuka jadilah kami pengunjung pertama di hari itu hahaha. Bangga juga punya candi yang ternyata diperhitungkan juga sebagai situs warisan dunia UNESCO sekaligus kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia yang dibangun pada abad ke-9 masehi (menurut Wikipedia :D, cekidot https://id.wikipedia.org/wiki/Candi_Prambanan ) Dengan tiket masuk 20-30 ribu Rupiah saja, anda bisa berkeliling kompleks candi yang terdiri 3 Candi Trimurti yaitu Siwa, Wisnu dan Brahma sebagai candi utama yang dikelilingi oleh candi-candi lainnya yang lebih kecil.

Berikut foto-foto kompleks candi-candi Prambanan yang memiliki ciri khas ramping dan menjulang tinggi

IMG_8958 IMG_8960 IMG_8961 IMG_8963 IMG_8964 IMG_8965 IMG_8968  IMG_8973  IMG_8980 IMG_8987 IMG_8989 IMG_8992 IMG_8994 IMG_8997 IMG_8999 IMG_9009 IMG_9012 IMG_9015

Oya, kerennya lagi disini juga sering menjadi tempat pertunjukan sendratari Ramayana maupun International event sekelas Prambanan Jazz (yang ternyata dihadiri oleh Kenny G, aww one my fave musicians <3).

prambanan jazz

Sayangnya, karena gempa yang pernah sempat melanda Jogja, banyak juga area candi yang masih dalam proses pemugaran dan renovasi 😦 Bahkan, sampai ada beberapa candi yang tidak diperbolehkan untuk memasukinya.

IMG_8970 IMG_8974

Setelah puas berputar-putar dan rasa lapar mulai melanda akhirnya cabutlah kami untuk mencari sarapan pagi, karena di Jogja tidak afdol rasanya kalo ga cobain gudeg Jogja nya haha. Banyak sekali toko yang berjualan gudeg di pinggir jalan dan pilihan akhirnya jatuh ke gudeg Bu Yu Djum. Ternyata, taste gudeg asli dari Jogja cenderung manis (kaya yang nulis XD). Berhubung saya penggemar manis, then i like it 😀

IMG_9022

Ga kerasa hari menjelang siang, dan our next stop is Taman Sari Jogja (Jl. Taman, Kraton, Yogyakarta 55133, Indonesia). Tempat ini merupakan situs bekas taman istana Keraton Ngayogyakarta, sehingga sampai sekarang pun tempat ini masih ditinggali oleh keturunan serta keluarga para abdi dalem yang dulu bekerja disini. Sempat amazed juga dengan tiket yang hanya Rp 5000,- (lima ribu Rupiah) saja, ada tour guide lokal yang mengantar sambil menjelaskan cerita historis di balik Taman Sari yang sempat menjadi tempat tinggal Sultan. (bole cari mas Agus, orangnya paham betul & he’s very detail in explaining).

IMG_9025 IMG_9023 IMG_9029 IMG_9028

tempat tidur Sultan

tempat tidur Sultan

Istana Taman Sari tampak atas

Istana Taman Sari tampak atas

Pagar masuk Istana Taman Sari

Pagar masuk Istana Taman Sari

ini dia mas Agus

ini dia mas Agus

IMG_9046

Para keturunan abdi dalem yang masih tinggal di lingkungan ini banyak yang membuat kerajinan wayang maupun batik dan lukisan yang nantinya wisatawan yang datang juga boleh membelinya.

IMG_9041 IMG_9043 IMG_9047

Tempat ini cukup luas juga ternyata dan mencakup waroeng lukisan dan Kampoeng Cyber yang sempat dikunjungi juga oleh Mark Zuckerberg.

IMG_9051 IMG_9060 IMG_9057 IMG_9055 IMG_9054

 

 

 

 

 

 

 

Gua di bagian lain yang masih di sekitar kompleks Taman Sari terasa sejuk di dalamnya. Jadi meskipun di luar panas terik banget, tanpa AC pun di dalamnya terasa nyaman. Karena keindahannya tempat ini juga sering dijadikan lokasi foto pre-wedding 🙂

IMG_9061 IMG_9062 IMG_9065 IMG_9064

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Then, we went to hotel for some rest. Pilihan jatuh ke Pop! Hotel di Malioboro 😀 selain harganya yang relatif terjangkau, lokasinya cukup strategis juga di jantung Malioboro dan hanya beberapa meter saja dari Stasiun Tugu.

pop htl jogja

 

 

 

Monumen Tugu Jogja

Monumen Tugu Jogja

 

Malamnya, kita ke daerah Malioboro untuk hunting dinner 😀 banyak sekali ternyata lesehan disini. Akhirnya setelah muter-muter, pilihan jatuh ke Gareng Petruk dengan slogan nya yo rasamu yo rasaku. Disini bisa milih-milih menu nya sesuka hati dan cukup rame pengunjung nya, mari makan…

IMG_9066 IMG_9068 IMG_9069 IMG_9071

Ga berhenti disini 😛 Penasaran nih sama rasa Bakmi Jawa Pak Pele yang tersohor itu, let’s go for dinner part.2. Lokasi Warung Bakmi Pele ini sangat mudah ditemui yakni di pojok timur bagian selatan Alun-alun Utara Yogyakarta, atau tepatnya di depan SD Keputran. Mulai buka dari pukul 17.30 sampai malam hari. Harganya juga bisa dibilang murah meriah untuk rasanya yang enak itu 😀 ga salah nih klo sampe nagih

IMG_9077

asik juga makan diiringi live musik hehehe..

IMG_9081

bakmie goreng nya yang mantabb!!!

IMG_9082

mie kuah nya juga oke 😀

IMG_9083 IMG_9085

Demikian perjalanan selama sehari di Jogja, semoga bisa memberikan inspirasi bagi teman-teman sekalian hehe. Saya juga ingin mengucapkan selamat menyongsong tahun yang baru 🙂 my resolution for next year will be: work hard, travel harder (smoga kesampaian XD, semangattt!!), what’s yours?! Semoga mimpi-mimpi kalian yang belum tercapai di tahun ini bisa tercapai juga di tahun 2016, amin!! O:)

 

Your travel mate,

Dewicipitz

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s